INDEKS KURIKULUM & PUBLIKASI

Indeks Publikasi: Deteksi Siklus Bisnis Ekonomi, Kurva Imbal Hasil (Yield Curve) & Pertahanan Saat Resesi

Telusuri seluruh publikasi riset mendalam yang disusun oleh tim analis InvestRadar Cycle. Gunakan kolom pencarian di bawah untuk memfilter topik atau instrumen spesifik.

MODUL 01 • Klasifikasi Indikator • Leading vs Lagging Indicators

Membedakan Leading Indicators (Indikator Pendahulu), Coincident Indicators, dan Lagging Indicators agar Tidak Terlambat Merotasi Portofolio

Evaluasi kuantitatif yang menghubungkan fenomena fokuskan analisis pada Leading Indicators yang berbelok lebih dulu sebelum ekonomi riil: Kurva Imbal Hasil, Izin Mendirikan Bangunan, Pesanan Baru Manufaktur (PMI New Orders), dan Penawaran Uang M2 pada Leading vs Lagging Indicators dengan ambang batas pasar modal selalu mendiskontokan masa depan 6 hingga 9 bulan di depan data ekonomi resmi pemerintah sebagai filter utama sebelum mengeksekusi posisi.

2026-08-05 (12 Menit) Buka Materi →
MODUL 02 • Jam Siklus Bisnis • 4 Fase Siklus Ekonomi

Jam Siklus Bisnis (The Investment Clock): Sektor Saham dan Kelas Aset Apa yang Harus Dibeli pada Empat Fase Siklus Ekonomi

Dekonstruksi struktural atas dinamika 4 Fase Siklus Ekonomi dengan menitikberatkan pada indikator Fase 1 (Early Cycle / Pemulihan): Beli Perbankan, Properti, Konsumer Diskresioner; Fase 2 (Mid Cycle): Teknologi & Industri; Fase 3 (Late Cycle): Energi & Bahan Baku; Fase 4 (Resesi): Obligasi Negara, Kesehatan, dan Konsumer Pokok dan parameter gunakan persilangan rasio New Orders terhadap Inventories pada laporan PMI untuk mendeteksi perpindahan jarum jam siklus guna mengoptimalkan keputusan transaksi.

2026-09-09 (8 Menit) Buka Materi →
MODUL 03 • Analisis Yield Curve • Kemiringan Kurva Obligasi

Anatomi Kurva Imbal Hasil Obligasi (Normal, Flat, Inverted, dan Bull Steepening): Mengapa Bull Steepening Adalah Sinyal Rotasi ke Aset Defensif

Mengupas mekanisme pada fase ini, memegang obligasi negara berdurasi panjang memberikan keuntungan modal (capital gain) terbesar sembari melindungi portofolio dari koreksi laba saham pada Kemiringan Kurva Obligasi melalui validasi variabel ketika bank sentral mulai memangkas suku bunga jangka pendek secara cepat karena ekonomi melambat, imbal hasil tenor 2 tahun turun jauh lebih cepat daripada tenor 10 tahun (Bull Steepening). Dilengkapi tolok ukur empiris peningkatan bobot obligasi negara jangka panjang saat spread kurva berbalik menanjak dari zona negatif menuju +50 bps untuk memastikan presisi eksekusi dan pembatasan risiko.

2026-10-13 (9 Menit) Buka Materi →
MODUL 04 • Portofolio Defensif • Emiten Non-Siklikal & Kas Tebal

Strategi Menyusun Portofolio Tahan Resesi (Recession-Proof Portfolio): Saham Low-Beta, Arus Kas Non-Siklikal, dan Neraca Kas Bersih

Kerangka kerja sistematis untuk memvalidasi saat daya beli melambat, masyarakat boleh menunda membeli mobil baru (siklikal), namun tidak bisa berhenti membeli sabun, obat-obatan, listrik, dan pulsa telekomunikasi (non-siklikal) pada Emiten Non-Siklikal & Kas Tebal berdasarkan tolok ukur seleksi emiten dengan Beta <0,70, rasio Net Cash positif, dan stabilitas laba bersih yang tidak pernah turun >10% pada tahun krisis serta disiplin mitigasi risiko saat kondisi batas invalidasi struktur.

2026-08-17 (10 Menit) Buka Materi →
MODUL 05 • Deteksi Dasar Siklus • Divergensi Berita vs Harga

Mendeteksi Titik Dasar Pasar (Market Bottom) di Tengah Puncak Berita Buruk Resesi: Ketika Saham Berhenti Turun Saat Data Ekonomi Buruk Keluar

Panduan operasional berbasis data untuk mengevaluasi fenomena ini menunjukkan bahwa seluruh penjual panik sudah habis terjual dan institusi jangka panjang sudah mulai menyerap suplai untuk siklus ekspansi berikutnya pada Divergensi Berita vs Harga. Menyoroti kalibrasi parameter mulai alihkan kembali cadangan kas dan keuntungan obligasi ke saham perbankan/siklikal secara bertahap saat divergensi reaksi berita ini terkonfirmasi serta protokol tindakan saat fase konfirmasi sinyal utama.

2026-09-21 (11 Menit) Buka Materi →